Hindari Kegiatan Berikut Selama Bulan Ramadhan

Hindari Kegiatan Berikut Selama Bulan Ramadhan


Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf 2/422 nomor 8852 bahwasannya seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, Jabir bi Abdillah berkata:

إِذَا صُمْتَ فَلْيَصُمْ سَمْعُكَ وَبَصَرُكَ وَلِسَانُكَ عَنْ الْكَذِبِ وَالْمَأْثَمِ وَدَعْ أَذَى الْخَادِمِ وَلْيَكُنْ عَلَيْكَ وَقَارٌ وَسَكِيْنَةٌ يَوْمَ صَوْمِكَ وَلَا تَجْعَلْ يَوْمَ فِطْرِكَ وَيَوْمَ صَوْمِكَ سَوَاءً

“Jika anda berpuasa hendaknya pendengaran, penglihatan dan lisanmu juga berpuasa dari dusta dan dosa. Jangan sakiti budak. Hendaknya saat berpuasa anda memiliki sikap tenang berwibawa. Jangan sikapi hari berpuasa dan hari tidak berpuasa dengan sikap yang sama.”

Meskipun pada saat puasa maupun tidak dan saat bulan Ramadhan ataupun tidak, melakukan dosa itu adalah perbuatan terlarang. Hendaknya saat berpuasa kita jauh lebih berhat-hati. Salah satu sikap memuliakan bulan suci Ramadhan adalah memberikan berperilaku lebih terpuji daripada bulan-bulan lainnya.

Perbuatan dosa yang kita lakukan dalam segala kondisi baik saat puasa ataupun itu dapat menghilangkan pahala. Tetapi, dosa yang kita lakukan saat bulan Ramadhan dan dalam keadaan puasa itu akan dilipatgandakan lebih banyak dibanding selain bulan Ramadhan. Pada akhirnya kita hanya akan mendapat lapar dan haus semata.

Ada empat dosa terlihat sepele dan harus kita waspadai saat berpuasa di bulan Ramadhan:

Pertama adalah dosa telinga atau pendengaran. Waspadailah mendengarkan obrolan orang lain yang berisi singgungan bahkan gunjingan, dan sebagainya.

Kedua adalah dosa mata atau penglihatan. Waspadailah melihat tontonan yang terdapat konten negatif dan tidak bermanfaat, dan sebagainya.

Ketiga adalah dosa mulut atau lisan. Hindari berkata bohong atau menipu.

Keempat adalah dosa zalim contohnya menyakiti karyawannya. Bagi orang yang berpuasa semestinya harus selalu bersikap sabar dan tenang tidak perlu adanya emosi serta tidak mengolok-olok dan mengejek.


Semoga kita menjadi umat Islam yang senantiasa selalu beriman dan bertaka kepada Allah SWT. Mari kita jadikan puasa Ramadhan pada tahun ini untuk selalu menjadikan diri lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya seraya berharap semoga dipertemukan dengan bulan Ramadhan setelahnya.