Pentingnya Bulan Ramadan Bagi Yang Menunaikan

Pentingnya Bulan Ramadan Bagi Yang Menunaikan


Terdapat sebuah hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Bukhari Muslim dan sangat populer di kalangan masyarakat saat menghadapi bulan Ramadhan. Hadist tersebut berbunyi demikian, " Ketika masuk bulan suci Ramadhan, maka setan-setan dibelenggu, pintu-pintu surge dibuka dan pintu-pintu neraka di tutup."

Tetapi jangan hanya memahami hadist tersebut secara tekstual dan menganggap seakan pintu neraka tertutup rapat dan pintu surga terbuka lebar sehingga kita dapat berperilaku seenaknya. Menurut sebagian ulama, hadist itu sebagai pengkiasan bagi bulan Ramadhan. Makna kontekstual yaitu saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini, sudah seharusnya kita lebih giat dalam beramal dan lebih aktif meningkatkan kualitas ketaqwaan untuk memperoleh pintu-pintu surga.

Begitu juga sebaliknya, pada bulan ini kita juga harus lebih giat lagi untuk menghindari dari segala perbuatan dosa. Terlebih seperti masa modern sekarang ini, banyak yang tanpa kita sadari apa yang kita lakukan mengarah pada perbuatan dosa. Apakah itu?

Tentunya kita sudah sangat akrab dengan media sosial. Bahkan tanpa disadari kita hampir setiap saat memeriksa akun media sosial yang kita miliki. Memang banyak hal yang dapat kita lakukan dengan media sosial, seperti memperluas jejaring, melakukan pembelajaran secara online, bahkan mendengarkan ceramah dari para ulama.

Tetapi di lain sisi, media sosial juga bisa memberikan dampak negatif seperti memarkan sesuatu, mengumbar masalah orang lain, bahkan mencaci orang lain di media sosial. Hal-hal seperti itu bisa dengan mudah kita temui di media-media sosial seperti Facebook dan parahnya hal-hal buruk itu disebarluaskan oleh para warganet.

Apakah hal-hal buruk itu kita harapkan di bulan Ramadan yang suci ini dimana surga akan kita peroleh jika kita berusaha untuk menghindarinya. Apakah pintu-pintu neraka ditutup rapat meskipun kita tetap melakukan sesuatu yang tidak baik? Tentu saja tidak.

Sayogyanya, kita juga harus benar-benar sadar dan menjaga diri kita serta berusaha untuk tidak melakukan sesuatu yang buruk di bulan Ramadhan yang suci ini. Dengan begitulah niscaya ridho Allah senantiasa bisa kita dapatkan serta pahala yang berlipat ganda seraya berharap agar kita dapat dipertemukan dengan bulan Ramadhan pada tahun-tahun selanjutnya.