Memanfaatkan Harta Agar Berkah Di Akhir Ramadhan

Memanfaatkan Harta Agar Berkah Di Akhir Ramadhan

Sebagai umat Islam, semestinya harus menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh ampunan serta keistimewaan ini dengan penuh suka cita. Pasalnya, apa pun kita kita kerjakan selama dalam hal kebijakan maka senantiasa Allah SWT akan melipatgandakannya, tak terkecuali dengan bersedekah atau memanfaatkan harta agar berkah kepada kita.

Kita tentu sudah sering mengenal tentang sedekah, zakat, dan nafkah. Persemaan yang sangat bisa kita temukan adala bahwa hal tersebut sama-sama menggunakan harta atau materi sebagai penunjangnya. Maka dari itu, setiap harta yang kita miliki haruslah kita gunakan sebaik mungkin, terlebih dalam bulan Ramadhan ini. Sebagian dari ulama menjelaskan bahwasannya harta yang kita keluarkan dibagi menjadi tiga kebaikan, yaitu:

1. Harta yang kita keluarkan untuk kebutuhan pribadi dan keluarga. Bentuk pengeluaran yang sepert itu lebih utama daripada bentuk pengeluaran harta lainnya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari, “Sungguh tidaklah engkau menginfakkan nafkah (harta) dengan tujuan mengharapkan (melihat) wajah Allah (pada hari kiamat nanti) kecuali kamu akan mendapatkan ganjaran pahala (yang besar), sampai pun makanan yang kamu berikan kepada istrimu.” (HR. Bukhari).

2. Kewajiban menunaikan zakat dan hak Allah SWT. Menurut beberapa ulama menyatakan bahwasannya barang siapa yang membayar zakat maka dia sudah lepas dari sifat pelit.

3. Sedekah tathowwu’ atau sedekah sunnah misalnya membeari nafkah kepada kerabat jauh ataupun teman guna menyambung rasa kekerabatan dan keharmonisan sosial, termasuk juga memberi makan dan minum kepada orang-orang yang kelaparan.

Ibnu Baththal dalam kitabnya Syarh Bukhari menjelaskan bahwasannya, “Barangsiapa yang menyalurkan harta untuk tiga jalan di atas, maka ia berarti tidak menyia-nyiakan harta dan telah menyalurkannya tepat sasaran, juga boleh orang seperti ini didengki (bersaing dengannya dalam hal kebaikan).”

Semoga kita senantiasa selalu ikhlas dalam memberi nafkah dan sedekah baik yang wajib maupun sunnah. Karena dengan amalan itulah kita terhindar dari sifat pelit yang sangat dibenci oleh Nabi Muhammad SAW dan juga Allah SWT. Terlebh lagi saat ini kita masih bisa merasakan serta menikmati bulan suci Ramadhan dan jangan pernah menyia-nyiakannya salah satunya dengan memperbanyak sedekah.